Mengapa ada orang yang berpikir untuk bunuh diri?

Ada orang yang bertanya kepada Master Cheng Yen:

Sebagian orang merasakan kalau kehidupan ini sudah tidak punya arti dan dilanda keputus-asaan, seperti ada orang yang melakukan tindakan bunuh diri, bagaimana pandangan Master akan hal ini?
Master menjawab:

Itu dikarenakan mereka tidak mengenal “cinta kasih”, jika dalam hati mereka punya cinta kasih, tentu mereka tahu kalau kehidupan ini adalah tidak ternilai.
Dalam kemajuan medis sekarang ini, transplantasi organ tubuh sudah tidak sedemikian sulit sebagaimana dulu. Akan tetapi untuk proses transplantasi perlu ada orang yang mendonorkan organ tubuhnya. Jika ada seseorang yang mati otak dan rela mendonorkan organ tubuh yang masih bisa dipergunakan kepada orang lain yang membutuhkan, biar pun orang ini sudah meninggalkan dunia ini, namun jiwa kehidupannya masih berlanjut pada diri orang lain. Rekayasa kehidupan seperti ini juga diciptakan oleh manusia, jadi manusia sebetulnya memiliki kebijaksanaan yang tanpa batas.
Akan tetapi, jikalau hanya pintar tanpa memiliki cinta kasih, bisa saja orang ini akan menyebabkan kemusnahan dunia, contohnya bom atom, bukankah benda ini diciptakan oleh kepintaran manusia? Nilai kehidupan seseorang seharusnya terletak pada persembahannya. Orang yang bisa bersumbangsih dikarenakan hatinya memiliki cinta kasih. Namun sebelum mencintai orang lain, harus terlebih dahulu mencintai diri sendiri, maksud dari “mencintai diri sendiri” bukan takut mati, melainkan menjaga batin sendiri dengan baik, patuh pada aturan dan tidak melewati batas kepatutan, tidak menimbulkan kekhawatiran pada diri orangtua, ini merupakan persembahan paling mendasar yang terkandung dalam nilai-nilai kehidupan manusia.
Dikutip dari buku: “Pengajaran Tentang Kehidupan dan Kematian” karangan Master Cheng Yen

Sumber : Kiriman email Januar Timur

Iklan
Pos ini dipublikasikan di 8. Renungan Dan Pelaksanaan Dharma dan tag , , . Tandai permalink.