Arsip Kategori: 7. Kisah Dharma

Kisah Anggulimala Thera

Angulimala adalah putera seorang kepala pendeta di istana Raja Pasenadi dari Kosala. Nama aslinya adalah Ahimsaka. Ketika dia sudah cukup umur, ia dikirim ke Taxila, sebuah universitas besar yang terkenal. Ahimsaka sangat pandai dan juga patuh kepada gurunya. Oleh karena … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di 7. Kisah Dharma | Tag , , , , ,

Cacing di Lubang Kotoran (Master Cheng Yen Bercerita)

Pada zaman Buddha hidup, ada suatu kali, Beliau memimpin para murid-Nya pergi membabarkan Dharma di sebuah pinggiran kota. Di pinggiran kota itu ada sebuah lubang besar. Orang-orang di kota selalu membuang sampah dan kotoran ke dalam lubang itu. Saat melewati … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di 7. Kisah Dharma | Tag , , , , ,

Kisah Upasaka Mahakala

Pada suatu hari uposatha, Mahakala pergi ke Vihara Jetavana. Hari itu ia melaksanakan delapan peraturan moral (atthasila) dan mendengarkan khotbah Dhamma sepanjang malam. Pada malam itu juga beberapa pencuri menyusup masuk ke dalam sebuah rumah. Pemilik rumah terbangun dan mengejar … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di 7. Kisah Dharma | Tag , , , , ,

Emas dan Bandit (Master Cheng Yen Bercerita)

Setiap hari dan setiap saat, terkadang kondisi luar membuat kita merasa gembira. Adakalanya, saat terjadi hal yang tak diinginkan, kita merasa khawatir dan marah. Terkadang timbul ketamakan, kebencian, dan kebodohan yang mendorong kita bersaing dengan orang lain. “Saya tidak ingin … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di 7. Kisah Dharma | Tag , , ,

Kisah Laludayi Thera

Laludayi adalah seorang bhikkhu yang bodoh dan sangat pelupa. Dia tidak bisa mengatakan sesuatu hal sesuai dengan situasi pada saat itu, dia telah berusaha mencobanya. Pada suatu kesempatan yang berbahagia dan menguntungkan, dia berbicara tentang kesedihan, dan pada kesempatan yang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di 7. Kisah Dharma | Tag , , , , ,

Kisah Sirima

Saat itu di Rajagaha tinggal seorang pelacur yang sangat cantik bernama Sirima. Setiap hari Sirima berdana makanan kepada delapan bhikkhu. Suatu ketika, salah seorang dari bhikkhu-bhikkhu itu mengatakan kepada bhikkhu lain betapa cantiknya Sirima dan setiap hari ia mempersembahkan dana … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di 7. Kisah Dharma | Tag , , , , ,

Syair Sang Buddha

Pembuat saluran air mengatur jalannya air, tukang panah meluruskan anak panah, tukang kayu melengkungkan kayu, orang bajik mengendalikan dirinya sendiri. Sumber : Sutta Pitaka-Khuddaka Nikaya-Dhammapada Atthakatha (145)

Dipublikasi di 7. Kisah Dharma | Tag , ,