Kata Perenungan Master Cheng Yen

Surga atau neraka semuanya diciptakan oleh niat dan prilaku kita sendiri.

Iklan
Dipublikasi di 9. Kata Perenungan Master Cheng Yen | Tag , ,

Syair Sang Buddha

Orang yang penuh semangat,
selalu sadar, murni dalam perbuatan,
Memiliki pengendalian diri,
hidup sesuai dengan Dhamma (Kebenaran) dan selalu waspada,
maka kebahagiaannya akan bertambah.

Sumber : Sutta Pitaka-Khuddaka Nikaya-Dhammapada Atthakatha (24)

Dipublikasi di 8. Renungan Dan Pelaksanaan Dharma | Tag , ,

Syair Sang Buddha

Kewaspadaan adalah jalan menuju kekekalan;
kelengahan adalah jalan menuju kematian.
Orang yang waspada tidak akan mati,
Tetapi orang yang lengah seperti orang yang sudah mati.

Setelah mengerti hal ini dengan jelas,
orang bijaksana akan bergembira dalam kewaspadaan
dan bergembira dalam praktek para ariya.

Orang bijaksana yang tekun bersamadhi, hidup bersemangat dan selalu bersungguh-sungguh,
pada akhirnya mencapai nibbana (kebebasan mutlak).

Sumber : Sutta Pitaka-Khuddaka Nikaya-Dhammapada Atthakatha (21, 22, 23)

Dipublikasi di 8. Renungan Dan Pelaksanaan Dharma | Tag , ,

Syair Sang Buddha

Biarpun seseorang banyak membaca kitab suci, tetapi tidak berbuat sesuai ajaran, maka orang lengah itu, sama seperti gembala sapi yang menghitung sapi milik orang lain.
Ia tak akan memperoleh, manfaat kehidupan suci.

Biarpun seseorang sedikit membaca kitab suci, tetapi berbuat sesuai dengan ajaran, menyingkirkan nafsu indria, kebencian dan ketidaktahuan, memiliki pengetahuan benar dan batin yang bebas dari nafsu,
tidak melekat pada apapun, baik di sini maupun di sana;
maka ia akan memperoleh, manfaat kehidupan suci.

Sumber : Sutta Pitaka-Khuddaka Nikaya-Dhammapada Atthakatha (19, 20)

Dipublikasi di 8. Renungan Dan Pelaksanaan Dharma | Tag , ,

Syair Sang Buddha

Di dunia ini ia bahagia.
Di dunia sana ia berbahagia.
Pelaku kebajikan,
berbahagia di kedua dunia itu.
Ia akan berbahagia ketika berpikir,
“Aku telah berbuat bajik”,
dan ia akan lebih berbahagia lagi,
ketika berada di alam bahagia.

Sumber : Sutta Pitaka-Khuddaka Nikaya-Dhammapada Atthakatha (18)

Dipublikasi di 8. Renungan Dan Pelaksanaan Dharma | Tag , ,

Syair Sang Buddha

Di dunia ini ia menderita.
Di dunia sana ia menderita.
Pelaku kejahatan menderita di kedua dunia itu.
Ia meratap ketika berpikir,
“Aku telah berbuat jahat,”,
dan ia akan lebih menderita lagi,
ketika berada di alam sengsara.

Sumber : Sutta Pitaka-Khuddaka Nikaya-Dhammapada Atthakatha (17)

Dipublikasi di 8. Renungan Dan Pelaksanaan Dharma | Tag , ,

Syair Sang Buddha

Di dunia ini ia bergembira.
Di dunia sana ia bergembira.
Pelaku kebajikan, bergembira di kedua dunia itu.
Ia bergembira dan bersuka cita karena, melihat perbuatannya sendiri yang bersih.

Sumber : Sutta Pitaka-Khuddaka Nikaya-Dhammapada Atthakatha (16)

Dipublikasi di 8. Renungan Dan Pelaksanaan Dharma | Tag , ,